Mengupload aplikasi ke Play Store terlihat rumit di awal, padahal alurnya selalu sama: siapkan file AAB, buat akun developer, isi Data Safety, lalu kirim ke review Google. Artikel ini menjelaskan langkah-langkahnya satu per satu, lengkap dengan kesalahan yang paling sering membuat aplikasi tertahan.
1. Siapkan dulu 5 hal ini sebelum membuka Play Console
Persiapan yang rapi membuat proses upload jauh lebih cepat. Kumpulkan lima hal ini dulu.
Pertama, file AAB. Google Play hanya menerima Android App Bundle (AAB) untuk aplikasi baru, bukan APK. Minta file ini dari developer aplikasi Anda, dan pastikan file itu berjenis release, bukan debug. File debug tidak akan diterima Play Console.
Kedua, keystore. Keystore adalah file kunci digital penanda aplikasi Anda, berekstensi .jks atau .keystore, lengkap dengan kata sandinya. Simpan file ini di tempat yang aman dan jangan sampai hilang. Kalau keystore hilang, Anda tidak bisa lagi mengupdate aplikasi yang sama dengan identitas yang sama. Nazmedia selalu menyerahkan keystore 100 persen kepada pemilik aplikasi setelah rilis, supaya kendali tetap di tangan Anda.
Ketiga, akun developer. Pendaftaran akun Google Play Console biayanya USD 25 sekali bayar, bukan langganan tahunan. Siapkan kartu untuk pembayaran dan identitas untuk verifikasi, karena Google meminta verifikasi identitas sebelum akun bisa dipakai merilis.
Keempat, aset listing toko. Siapkan ikon aplikasi 512 x 512 piksel, gambar feature graphic 1024 x 500 piksel, dan minimal 2 tangkapan layar aplikasi. Tambahkan deskripsi singkat dan deskripsi lengkap yang menjelaskan fungsi aplikasi dalam bahasa yang dipakai pengguna Anda.
Kelima, URL kebijakan privasi. Hampir semua aplikasi membutuhkannya, terutama kalau aplikasi mengumpulkan data apa pun, termasuk data yang dikumpulkan oleh layanan pihak ketiga di dalam aplikasi. Siapkan satu halaman kebijakan privasi yang bisa diakses publik, lalu salin URL-nya.
2. Langkah demi langkah upload aplikasi
Setelah lima hal di atas siap, ikuti urutan ini.
Langkah pertama, buat akun Google Play Console dan selesaikan verifikasi identitas. Isi data diri atau data organisasi dengan benar, karena data yang salah bisa membuat verifikasi gagal dan akun tertahan.
Langkah kedua, buat aplikasi baru di Play Console. Pilih nama aplikasi, bahasa default, dan jenisnya, aplikasi atau game, lalu pilih gratis atau berbayar. Setelah aplikasi dibuat, Play Console menampilkan dasbor berisi semua bagian yang wajib dilengkapi sebelum rilis.
Langkah ketiga, isi formulir Data Safety. Di bagian ini Anda menyatakan data apa saja yang dikumpulkan aplikasi, untuk keperluan apa, dan apakah data itu dibagikan ke pihak lain. Jawaban di sini harus cocok dengan izin yang diminta aplikasi dan dengan isi kebijakan privasi Anda. Ketidakcocokan adalah salah satu penyebab penolakan yang paling umum, jadi isi dengan jujur dan teliti.
Langkah keempat, isi listing toko. Unggah ikon, feature graphic, dan tangkapan layar, lalu tulis deskripsi singkat dan deskripsi lengkap. Deskripsi singkat adalah kalimat pertama yang dibaca calon pengguna, jadi tulis manfaat utamanya, bukan sekadar nama fitur.
Langkah kelima, upload file AAB ke jalur rilis. Di Play Console, buka menu rilis, pilih jalur Production, buat rilis baru, lalu unggah file AAB Anda. Periksa nama versi dan kode versi sebelum menyimpan. Setiap update berikutnya wajib memakai kode versi yang lebih tinggi dari versi sebelumnya, kalau tidak, Play Console akan menolak file itu.
Langkah keenam, jawab kuesioner konten dan rating. Google akan menanyakan isi aplikasi, termasuk apakah ada iklan, pembelian dalam aplikasi, atau konten yang ditujukan untuk anak. Jawab sesuai kondisi sebenarnya, karena jawaban ini menentukan rating konten aplikasi Anda.
Langkah ketujuh, kirim ke review. Periksa kembali daftar tugas di dasbor, pastikan tidak ada bagian yang masih bertanda belum lengkap, lalu kirim. Di pengalaman Nazmedia, review Google umumnya selesai dalam 24 sampai 72 jam, selama berkas lolos audit kebijakan. Kalau ada masalah, Google mengirim email berisi alasan dan bagian yang perlu diperbaiki.
3. Perhatian untuk akun developer baru: aturan 12 tester
Ada satu aturan yang sering mengejutkan pemilik akun baru. Akun developer pribadi yang dibuat setelah 13 November 2023 wajib menjalani pengujian tertutup sebelum boleh rilis ke publik: aplikasi harus diuji oleh minimal 12 tester selama 14 hari berturut-turut.
Artinya, kalau Anda memakai akun baru, aplikasi tidak bisa langsung live. Anda harus mencari 12 orang tester, mereka harus menginstal dan memakai aplikasi selama 14 hari, dan baru setelah itu jalur Production terbuka. Bagi kebanyakan pemilik aplikasi, ini bagian yang paling menyita waktu.
Ada dua jalan keluar yang sah. Pertama, jalani pengujian tertutup itu sendiri kalau Anda punya waktu dan punya 12 tester. Kedua, rilis lewat akun developer yang sudah lama terverifikasi dan sudah melewati masa pengujian, seperti yang dilakukan Nazmedia lewat akun Play Console terverifikasi sejak 2018. Lewat jalan kedua, aplikasi langsung masuk jalur Production tanpa menunggu 14 hari, dan bisa ditransfer resmi ke akun Anda sendiri setelah live, tanpa kehilangan unduhan atau rating.
4. Lima kesalahan umum yang membuat aplikasi tertahan
Pertama, mengupload file debug atau file AAB yang tidak ditandatangani. Play Console menolaknya langsung. Selalu minta file release yang sudah ditandatangani dari developer Anda.
Kedua, kode versi tidak naik saat update. Setiap rilis baru harus punya kode versi yang lebih besar dari rilis sebelumnya. Ini kesalahan kecil yang sering membuat update gagal diunggah.
Ketiga, jawaban Data Safety tidak cocok dengan izin aplikasi. Misalnya aplikasi meminta izin lokasi, tetapi di Data Safety tertulis tidak mengumpulkan data lokasi. Periksa izin di file aplikasi, lalu samakan dengan jawaban Data Safety dan kebijakan privasi.
Keempat, tidak ada URL kebijakan privasi, atau URL-nya tidak bisa dibuka. Ini langsung menghentikan proses review. Pastikan halamannya live dan isinya sesuai dengan data yang dikumpulkan aplikasi.
Kelima, deskripsi atau tangkapan layar menyesatkan. Jangan menulis fitur yang belum ada di aplikasi, dan jangan memakai tangkapan layar dari aplikasi lain. Google memeriksa kesesuaian antara deskripsi dan isi aplikasi, dan ketidaksesuaian bisa berujung penolakan.
5. Berapa lama dan berapa biayanya
Biaya akun developer Google Play Console adalah USD 25, dibayar sekali saat pendaftaran. Tidak ada biaya tahunan untuk akunnya.
Waktu yang dibutuhkan terbagi dua. Persiapan, mulai dari file AAB, aset listing, dan Data Safety, biasanya selesai dalam 1 sampai 3 hari kalau semua bahan sudah siap. Review Google, di pengalaman Nazmedia, umumnya 24 sampai 72 jam. Yang paling lama biasanya justru menunggu 14 hari pengujian tertutup, kalau Anda memakai akun baru dan memilih jalan itu. Rilis lewat akun terverifikasi menghilangkan penantian itu.
Kalau Anda tidak mau mengurusnya sendiri, Nazmedia mengurus upload sampai live lewat Jasa Upload Play Store, mulai Rp150rb untuk satu kali upload ke Production. Sudah termasuk audit berkas AAB, bantuan pengisian Data Safety, dan keystore diserahkan penuh kepada Anda. Kalau aplikasinya juga belum dibuat, lihat Jasa Aplikasi Android.
Mau langsung dibantu sampai live? Konsultasi gratis lewat WhatsApp: chat Nazmedia. Kirim file AAB Anda, kami yang urus sisanya sampai aplikasi live di Play Store.